Jurnal Interaktif

psychosocial studies of electronic gaming culture

Penanganan Kecanduan Internet dan Game di Cina

Setelah kemarin kita melihat bagaimana Korea menangani para pecandu internet dan game-nya, kini giliran Cina untuk diekspos. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak, tak heran kalau diperkirakan negara itu punya sekitar 17 juta pecandu internet, kebanyakan dari kalangan remaja.

Tao Ran, seorang psikolog yang peduli dengan masalah ini, tak tanggung-tanggung kemudian menggandeng pihak tentara Cina untuk membuat kamp rehabilitasi bergaya militer untuk mereka.

Menurut Tao, sebagian besar peserta kamp itu berasal dari keluarga broken home atau tidak diasuh dengan baik sewaktu masih kanak-kanak. Tambahnya lagi, hampir 20 persen dari mereka juga punya gangguan psikologis dan kepribadian lain yang perlu ditangani dengan serius.

clipped from www.printthis.clickability.com
Here, on a military base outside Beijing, a progressive Chinese psychologist, Tao Ran, has established a treatment center for a distinctly 21st-century malady.
Tao estimates that 4 to 6 percent of Chinese netizens, which includes more than 13 percent of Chinese college students, are addicts – a term he defines as anyone who spends more than six hours per day for three months or more on nonwork- or study-related Internet use. That amounts to as many as 17 million net junkies in China.
Tao emphasizes that “Internet addiction” is a symptom of deeper family and psychological problems. The majority of patients come from broken homes or were emotionally neglected in childhood, he says, which is why he insists on treating young patients together with their parents.
He says more than 20 percent of patients also have psychological problems such as attention deficit hyperactivity or personality disorders, which require more attention.
blog it
Iklan

Filed under: Berita, , , , , , , , ,

5 Responses

  1. Yetty Pebrina berkata:

    kalo pake pendekatan psikologi dari hati ke hati g mempan ya?
    kan mereka juga anak-anak, militerisasi kesannya c intimidasi. gimana tuh?
    mampir yah =)

  2. Catshade berkata:

    Kalau saya baca dari artikelnya, pendekatan psikologis dalam bentuk konseling atau terapi juga ada kok… bahkan orangtuanya juga diajak ikut. Penggunaan cara militer itu, tampaknya, lebih ke membentuk disiplin dan kebugaran fisik mereka yang selama ini tidak terlatih saja. 😕

  3. […] pemerintah bisa mengontrol seberapa lama orang bisa bermain, sehingga memudahkan penanggulangan masalah adiksi atau kecanduan game online. Anak di bawah umur, misalnya, dibatasi agar hanya bisa bermain maksimal tiga jam setiap […]

  4. jeffry berkata:

    artikel ini bagus…… mohon artikel cara menyelesaikan adiksi game secara kongkrit.
    saya sebagai orang harus buerbuat apa?

  5. ari berkata:

    nice artiket, kl ada jurnal mengenai kecanduan game online bisa kirim email sya ya, kbtln sy lgi meneliti ttg kecanduan game online.

    untuk pengurangan agar tidak menjadi kecanduan bisa di lakukan dari motivasi dalam diri anak tersebut ato dengan membatasi pertemanan yang akan mengajak k game online, ini berdasarkan data interview awal saya kpda orang gamer.

    ikut nyimak ahh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: