Jurnal Interaktif

psychosocial studies of electronic gaming culture

Menyelamatkan Industri Pub di Inggris dengan Wii

Di tengah kondisi ekonomi yang lesu, larangan merokok di tempat umum, dan pajak alkohol yang mahal, industri pub dan bar di Inggris harus putar otak untuk mempertahankan konsumennya yang terus berkurang. Salah satu solusinya? Tempatkan game konsol populer seperti Nintendo Wii yang bisa dimainkan gratis oleh pengunjungnya. Seperti yang saya kutip di bawah ini, beberapa pub sudah merasakan efektivitasnya.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Berita, , , , , , , , ,

Meramal Hasil Pertandingan Olahraga dengan Video Game

Menjelang final pertandingan sepakbola Amerika, salah satu tradisi tahunan bagi EA Sports (pengembang video game American football, Madden NFL) adalah meramalkan hasil final tersebut dengan game Madden terbaru mereka (yang dirilis tiap tahun). Caranya? Ya tinggal diadu saja dua tim finalnya dalam pertandingan komputer-lawan-komputer. Selain ditunggu-tunggu oleh fans olahraga maupun fans game-nya, tentu ini bisa jadi ajang promosi tersendiri.

Entah kenapa saya tidak pernah mendengar produsen game olahraga lainnya melakukan hal serupa, misalnya Konami dengan Winning Eleven-nya ketika Piala Dunia, Asia, atau Eropa berlangsung. 😕

Filed under: Berita, , , , , , , ,

Bermain Game bisa Meningkatkan Pengetahuan Olahraga?

Game memang bisa memberi manfaat positif bagi kita apabila ‘dimainkan dengan benar’, tapi kadang-kadang pihak marketing penerbit game itu merasa perlu melebih-lebihkannya untuk promosi.

Misalnya ini: Electronic Arts (EA), penerbit game olahraga sepakbola Amerika (American football) Madden NFL, melakukan survey terhadap para penggemar sepakbola mengenai pengetahuan umum mereka di bidang itu dan juga kebiasaan bermain game mereka.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Penelitian, , , , , , ,

Masalah Pengundang-undangan Video Game

Di negeri kita, masalah video game mungkin belum menjadi suatu hal yang cukup penting untuk dibahas oleh anggota DPR di Senayan; Banyak masalah-masalah lebih penting lain yang harus diprioritaskan mereka. Tapi di negara-negara yang generasi mudanya sudah lebih melek teknologi, video game adalah satu hal yang dikonsumsi secara umum layaknya televisi, sehingga perlu diregulasi oleh pemerintahnya. Neils Clark, seorang peneliti video game, menguraikan lika-liku dan pelbagai masalah terkait pengaturan tersebut di artikel terbarunya di situs Gamasutra.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Artikel, , , , , , , , , , , , ,

Game Jadi Industri Hiburan Terbesar di Australia

Meski krisis di mana-mana, industri game tampaknya jadi industri hiburan yang paling mampu bertahan. Di Australia, industri game tahun lalu jadi industri yang paling kencang pertumbuhannya dan paling besar pemasukannya, mengalahkan industri bioskop dan DVD.

Menurut The Interactive Entertainment Association of Australia, salah satu faktor penyumbang dalam rekor ini adalah pertumbuhan game dan konsol yang berorientasi sosial dan keluarga seperti Nintendo Wii. Buktinya, dari 10 game terlaris tahun 2008, 8 di antaranya adalah game-game Wii.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Berita, , , , , , , ,

Nintendo Wii Sebagai Pelajaran Olahraga di Musim Dingin

Di negara empat musim, musim dingin yang penuh badai dan tumpukan salju di halaman tentu menyulitkan pelajaran olahraga, apalagi bagi sekolah yang gym atawa aula dalam ruangannya tidak begitu luas. Karena itulah, beberapa sekolah beralih ke konsol Nintendo Wii sebagai alternatif yang juga menawarkan gerakan-gerakan olahraga virtual yang dibungkus dengan kesenangan bermain game.

Baca juga: Wii Music dipakai sebagai alat ajar di sekolah-sekolah

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Berita, , , , , , , , , , ,

Gamer Online Cina Diharuskan Mendaftar dengan Identitas Asli Mereka

Anonimitas kini tak bisa lagi dinikmati gamer Cina yang ingin bermain game online. Pemerintah RRC telah mengharuskan setiap orang yang ingin bermain game online untuk mendaftarkan diri dengan nomor identitas (semacam nomor KTP) mereka di dunia nyata.

Menurut seorang gamer, identifikasi ini bertujuan agar pemerintah bisa mengontrol seberapa lama orang bisa bermain, sehingga memudahkan penanggulangan masalah adiksi atau kecanduan game online. Anak di bawah umur, misalnya, dibatasi agar hanya bisa bermain maksimal tiga jam setiap harinya.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Berita, , , , , , , , , , , ,

Honolulu Akan Membuat UU yang Melarang Ngegame Sambil Menyetir

Lha, bukannya memang sudah jelas hal itu berbahaya ya? Memang, tapi September yang lalu, seorang supir bus lokal kedapatan bermain dengan konsol handheld-nya (entah Nintendo DS atau PSP) ketika sedang menyetir, sehingga para legislator di sana merasa perlu membuat larangannya secara eksplisit.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Berita, , , , , , , , , ,

Unsur Kekerasan Tidak Membuat Game Semakin Menarik

Begitulah kesimpulan sebuah studi yang dilakukan Andrew Przybylski dari University of Rochester. Selama gameplay dasarnya sendiri cukup bagus dan menantang, menambahkan unsur kekerasan yang tidak perlu dalam game yang sama rupanya tidak membuat game tersebut dianggap semakin menyenangkan.

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Penelitian, , , , ,

Fakta-Fakta Unik Mengenai Populasi Gamer Dewasa di AS

Sebuah studi pasar skala besar yang dilakukan oleh Report Linker, sebuah konsultan pemasaran, telah berhasil menemukan beberapa fakta menarik mengenai gamer dewasa di AS. Berikut beberapa di antaranya:

  • Dari 114 juta gamer dewasa, 28 juta di antaranya adalah kakek-nenek
  • Game online lebih menarik bagi wanita yang berusia tua
  • Gamer mengekspresikan kepribadiannya melalui mobil pribadinya 😯

Baca entri selengkapnya »

Filed under: Penelitian, , , , , , , , , ,

Kalender

Maret 2017
S S R K J S M
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Dibaca

  • 16,286 kali