Jurnal Interaktif

psychosocial studies of electronic gaming culture

Videogame Mengajarkan Prinsip-Prinsip Ilmiah pada Generasi Muda

Permainan elektronik yang selama ini dituduh para orangtua sebagai yang membuat anak-anak semakin bodoh dan malas belajar mungkin telah menanamkan suatu ilmu yang berguna secara luas bagi kehidupan mereka kelak: Pola pikir ilmiah.

Apa maksudnya? Simak studi yang dilakukan Constance Steinkuehler dari University of Wisconsin ini. Ia meneliti forum diskusi para pemain game online World of Warcraft, dan mendapati kalau 86% diskusi di sana berkaitan dengan analisis terhadap statistik dan algoritma game, seperti apa kelemahan musuh tertentu, skill/magic apa yang paling berguna dalam sebuah situasi, atau bagaimana cara tercepat menaikkan level.

Diskusi-diskusi yang dianalisis Steinkuehler ini rupanya mengikuti prinsip-prinsip ilmiah dasar, sehingga tidak salah kalau dikatakan para pemain itu sedang melakukan sebuah eksperimen atau penelitian ilmiah: Hipotesis atau pertanyaan diajukan, dan jawaban yang jadi solusi potensial kemudian diujicoba, disanggah, direvisi, hingga akhirnya disetujui.

Seperti yang diakui salah satu gamer yang ditanya oleh peneliti itu, saya sendiri selama ini tidak pernah begitu menyadari kalau apa yang saya ‘kerjakan’ adalah sebuah ikhtiar ilmiah; tahunya ya saya ada rintangan (entah berupa puzzle atau musuh yang susah) dan saya harus mengeksploitasi segala hal yang diberikan game itu untuk melewatinya/membuatnya lebih mudah.

Bagaimana dengan anda?

clipped from www.wired.com
Constance Steinkuehler — a game academic at the University of Wisconsin — was spending 12 hours a day playing Lineage, the online world game. She was, as she puts it, a “siege princess,” running 150-person raids on hellishly difficult bosses. Most of her guild members were teenage boys.
But they were pretty good at figuring out how to defeat the bosses. One day she found out why. A group of them were building Excel spreadsheets into which they’d dump all the information they’d gathered about how each boss behaved
Then they’d develop a mathematical model to explain how the boss worked — and to predict how to beat it.
Often, the first model wouldn’t work very well, so the group would argue about how to strengthen it.

That’s when it hit her: The kids were practicing science.
They’d think of a hypothesis — This boss is really susceptible to fire spells — and then collect evidence to see if the hypothesis was correct. If it wasn’t, they’d improve it until it accounted for the observed data
blog it

Filed under: Penelitian , , , , , , , , ,

Leave a Reply